Superstar Paris Saint-Germain Neymar tidak sanggup menembus 20 besar pemain terbaik dunia dalam Goal 50 tahun ini.

Pemain tim nasional Brasil ini menjadi pemain termahal di dunia ketika bergabung ke klub Ligue 1 Prancis dari Barcelona pada musim panas 2017 dengan banderol sebesar €222 juta.
Neymar menjalani permulaan musim impresif di Prancis, mencetak 28 gol dalam 30 lomba di segala gelanggang, termasuk enam gol pada babak grup Liga Champions.
Bagaimanapun juga, sang penyerang mengalami patah tulang di kakinya ketika lomba liga menghadapi Marseille pada akhir Februari, yang membuat musimnya di Parc des Princes berakhir lebih dini.
Neymar pulih ideal waktu untuk bisa memperkuat Selecao di Piala Dunia, melainkan meskipun mencetak dua gol di Rusia, dia tidak tampil optimal dan dia juga mendapatkan sorotan tajam atas aktingnya di atas lapangan hijau oleh fan dan media.
Jadi, sembari mempertimbangkan bahwa sang penyerang kembali masuk dalam daftar Goal 50 untuk kedelapan kali secara beruntun, Neymar kali ini gagal menembus 20 besar.
Berita pilihan lainnya:
FIFA sudah mengumumkan 10 kandidat peraih penghargaan pemain terbaik (putra) — The Best 2018. Tanpa Neymar (Brasil/PSG), berikut ini ke-10 sosok hal yang demikian.
- Cristiano Ronaldo (Portugal/Real Madrid/Juventus). Musim lalu Ronaldo kembali jadi top skorer Liga Champions, menolong Real Madrid menjuarai gelanggang itu tiga musim beruntun. Di Piala Dunia 2018, Portugal hanya hingga 16 besar melainkan Ronaldo sanggup bikin 4 gol.
- Kevin De Bruyne (Belgia/Manchester City). De Bruyne menolong City menjuarai Premier League dan Piala Liga Inggris musim lalu. Dia juga menjadi andalan lini tengah Belgia yang finis ketiga di Piala Dunia 2018.
- Antoine Griezmann (Prancis/Atletico Madrid). Griezmann berkontribusi besar dalam keberhasilan Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 melewati 4 golnya, termasuk satu di final. Juga bikin 2 gol di final ketika Atletico menjuarai Liga Europa musim lalu.
- Eden Hazard (Belgia/Chelsea). Salah satu pilar Belgia ketika finis ketiga di Piala Dunia 2018, Hazard juga mencetak 3 gol dan meraih Bola Perak. Ikut menolong Chelsea menjuarai Piala FA pada musim lalu.
- Harry Kane (Inggris/Tottenham Hotspur). Dengan 6 gol untuk Inggris, Kane menjadi top skorer Piala Dunia 2018. Kesuburannya itu turut memandu Kane masuk Tim Terbaik Piala Dunia 2018.
- Kylian Mbappe (Prancis/Paris Saint-Germain). Mbappe menjadi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2018 dan bikin 4 gol, termasuk satu di final, ketika berperan untuk menolong Prancis jadi jawara. Di PSG, Mbappe meraih treble dalam negeri musim lalu.
- Lionel Messi (Argentina/Barcelona). Hanya bisa membawa Argentina ke 16 besar di Piala Dunia 2018, Messi konsisten tampil impresif dengan Barcelona ketika menolong klubnya menjuarai La Liga dan Copa del Rey. Messi pun meraih Sepatu Emas Eropa dengan 34 gol.
- Luka Modric (Kroasia/Real Madrid). Musim lalu Modric berperan besar ketika Madrid kembali menjuarai Liga Champions. Perannya untuk Kroasia tidak kalah besar ketika jadi runner-up Piala Dunia 2018, yang membuatnya bisa Bola Emas sebagai pemain terbaik turnamen.
- Mohamed Salah (Mesir/Liverpool). Sepak terjang Salah di Piala Dunia 2018 terbilang minim, kontras dengan aksinya di level klub ketika Liverpool menggebrak Premier League dan Liga Champions. Salah pun menyabet sederet penghargaan individu di Inggris.
- Raphael Varane (Prancis/Real Madrid). Varane masuk buku sejarah sebagai salah satu pesepakbola yang sanggup menjuarai Liga Champions dan Piala Dunia 2018 pada tahun yang sama. Dia juga memainkan peran besar dalam keberhasilan klub dan negaranya itu.