Dembele Ternyata Kecanduan Gim

Musim kedua karir Ousmane Dembele bersama Barcelona masih juga belum berjalan mulus. Pemain asal Prancis akhir-akhir ini dilansir kerap terlibat situasi sulit disiplin dan sulit menyesuaikan diri.

dembele

Nah, menurut pada laporan Mundo Deportivo, pangkal dari situasi sulit yang kini sedang dihadapi oleh Dembele hakekatnya yakni kecanduan bermain game.

Mencuatnya kasus Dembele berawal dari berita bahwa di telat datang dalam sesi latihan pasca perlombaan melawan Inter Milan. Dikala itu, Dembele beralasan sedang sakit perut. Tetapi, alasan itu dicurigai oleh pihak Barca. Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ada gejala sakit perut yang dialami oleh pemain berusia 21 tahun. Dembele seketika tidak masuk dalam skuat Barcelona dikala kalah dari Real Betis. Informasinya, Dembele mendapat sanksi dari Ernesto Valverde.

Pilihan Editor: Masa depan Mezut Ozil di Arsenal kian tak jelas

Berdasarkan Mundo Deportivo, Dembele tidak sanggup melakukan pengelolaan waktu dengan bagus. Salah satu penyebabnya yakni sebab kecanduan bermain game. Tak diceritakan game apa yang dimainkan oleh eks Borussia Dortmund. Tetapi, kecanduan game tersebut membikin Dembele tidak sanggup mengelola waktunya dengan bagus. Dia tidak memanfaatkan waktu luangnya untuk istirahat dan memulihkan keadaan kebugaran. Dia ini yang membuatnya telat hadir pada sesi latihan. Sementara itu, laporan tambahan datang dari Diario AS. Mereka menyebut, Dembele pernah tidak datang latihan pada permulaan November ini. Dia mengeluh sakit. Tetapi, pemain berusia 21 tahun justru diduga sedang bermain dengan sahabat-sahabatnya.

Kendati sudah bergabung semenjak musim panas 2017 lalu dengan mahar menempuh 115 juta euro dari Borussia Dortmund, Dembele masih belum juga tampak padu dengan raksasa Katalan tersebut. Di musim 2018/19 sendiri posisinya di sektor sayap kiri mulai tergantikan oleh Philippe Coutinho, ia juga masih sepatutnya berkompetisi dengan bintang anyar ​El Barca, Malcom.

Barcelona malahan dilansir tidak tinggal membisu dengan keadaan yang menimpa Ousmane Dembele. Pihak Barca akan memberikan perawatan khusus supaya Dembele dapat terbebas dari kecanduan bermain game. Barca akan meningkatkan disiplin sang pemain. Barca juga diyakini tidak akan melepas Dembele ke klub lain, seperti berita yang kini santer beredar. Pasalnya, Barca sudah mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar dikala membeli Dembele dari Dortmund pada permulaan musim 2017/18 yang lalu.

Informasi terkait: Neymar tidak masuk pemain terbaik FIFA 2018

Neymar Tidak Masuk Pemain Terbaik FIFA 2018, TRAGIS!

Superstar Paris Saint-Germain Neymar tidak sanggup menembus 20 besar pemain terbaik dunia dalam Goal 50 tahun ini.

neymar-cedera

Pemain tim nasional Brasil ini menjadi pemain termahal di dunia ketika bergabung ke klub Ligue 1 Prancis dari Barcelona pada musim panas 2017 dengan banderol sebesar €222 juta.

Neymar menjalani permulaan musim impresif di Prancis, mencetak 28 gol dalam 30 lomba di segala gelanggang, termasuk enam gol pada babak grup Liga Champions.
Bagaimanapun juga, sang penyerang mengalami patah tulang di kakinya ketika lomba liga menghadapi Marseille pada akhir Februari, yang membuat musimnya di Parc des Princes berakhir lebih dini.

Neymar pulih ideal waktu untuk bisa memperkuat Selecao di Piala Dunia, melainkan meskipun mencetak dua gol di Rusia, dia tidak tampil optimal dan dia juga mendapatkan sorotan tajam atas aktingnya di atas lapangan hijau oleh fan dan media.
Jadi, sembari mempertimbangkan bahwa sang penyerang kembali masuk dalam daftar Goal 50 untuk kedelapan kali secara beruntun, Neymar kali ini gagal menembus 20 besar.

Berita pilihan lainnya:

FIFA sudah mengumumkan 10 kandidat peraih penghargaan pemain terbaik (putra) — The Best 2018. Tanpa Neymar (Brasil/PSG), berikut ini ke-10 sosok hal yang demikian.

  • Cristiano Ronaldo (Portugal/Real Madrid/Juventus). Musim lalu Ronaldo kembali jadi top skorer Liga Champions, menolong Real Madrid menjuarai gelanggang itu tiga musim beruntun. Di Piala Dunia 2018, Portugal hanya hingga 16 besar melainkan Ronaldo sanggup bikin 4 gol.
  • Kevin De Bruyne (Belgia/Manchester City). De Bruyne menolong City menjuarai Premier League dan Piala Liga Inggris musim lalu. Dia juga menjadi andalan lini tengah Belgia yang finis ketiga di Piala Dunia 2018.
  • Antoine Griezmann (Prancis/Atletico Madrid). Griezmann berkontribusi besar dalam keberhasilan Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 melewati 4 golnya, termasuk satu di final. Juga bikin 2 gol di final ketika Atletico menjuarai Liga Europa musim lalu.
  • Eden Hazard (Belgia/Chelsea). Salah satu pilar Belgia ketika finis ketiga di Piala Dunia 2018, Hazard juga mencetak 3 gol dan meraih Bola Perak. Ikut menolong Chelsea menjuarai Piala FA pada musim lalu.
  • Harry Kane (Inggris/Tottenham Hotspur). Dengan 6 gol untuk Inggris, Kane menjadi top skorer Piala Dunia 2018. Kesuburannya itu turut memandu Kane masuk Tim Terbaik Piala Dunia 2018.
  • Kylian Mbappe (Prancis/Paris Saint-Germain). Mbappe menjadi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2018 dan bikin 4 gol, termasuk satu di final, ketika berperan untuk menolong Prancis jadi jawara. Di PSG, Mbappe meraih treble dalam negeri musim lalu.
  • Lionel Messi (Argentina/Barcelona). Hanya bisa membawa Argentina ke 16 besar di Piala Dunia 2018, Messi konsisten tampil impresif dengan Barcelona ketika menolong klubnya menjuarai La Liga dan Copa del Rey. Messi pun meraih Sepatu Emas Eropa dengan 34 gol.
  • Luka Modric (Kroasia/Real Madrid). Musim lalu Modric berperan besar ketika Madrid kembali menjuarai Liga Champions. Perannya untuk Kroasia tidak kalah besar ketika jadi runner-up Piala Dunia 2018, yang membuatnya bisa Bola Emas sebagai pemain terbaik turnamen.
  • Mohamed Salah (Mesir/Liverpool). Sepak terjang Salah di Piala Dunia 2018 terbilang minim, kontras dengan aksinya di level klub ketika Liverpool menggebrak Premier League dan Liga Champions. Salah pun menyabet sederet penghargaan individu di Inggris.
  • Raphael Varane (Prancis/Real Madrid). Varane masuk buku sejarah sebagai salah satu pesepakbola yang sanggup menjuarai Liga Champions dan Piala Dunia 2018 pada tahun yang sama. Dia juga memainkan peran besar dalam keberhasilan klub dan negaranya itu.